Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2025

Gerakan Perempuan Mengaji Seri 18: Mengupas Fiqh Sholat Berdasarkan Manhaj Tarjih

Gambar
Bandar Lampung – Gerakan Perempuan Mengaji (GPM) kembali menggelar kajian rutin seri ke-18 pada hari ini, yang berlangsung secara hybrid (online dan offline) di Gedung Dakwah 'Aisyiyah Wilayah Lampung. Acara ini dihadiri oleh pengurus 'Aisyiyah Wilayah, PDA, PCA, dan PRA Lampung dengan antusiasme tinggi.   Kajian kali ini menghadirkan Ustadz Burhan Isroi, M.Pd.I, Sekretaris MTT PWM Lampung sebagai pemateri, yang membahas tema “Fiqh Sholat Berdasarkan Manhaj Tarjih”. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya melaksanakan sholat sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan prinsip-prinsip tarjih Muhammadiyah.   Poin-Poin Penting dalam Kajian   Ustadz Burhan Isroi menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan sholat:   1. Sholatlah sebagaimana Rasulullah SAW sholat. Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam ibadah, sehingga umat Islam wajib mencontoh tata cara sholat beliau.   2. Ibadah harus sesuai tuntunan ...

Rapat Penyusunan Program GPM 2025 dan Evaluasi Program 2024 MTK PWA Lampung

Gambar
Bandar Lampung, 10 Januari 2025 – Majelis Tabligh dan Kajian (MTK) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Lampung menggelar rapat khusus untuk membahas penyusunan program Gerakan Perempuan Menginspirasi (GPM) tahun 2025 sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Aisyiyah Lampung dan dihadiri oleh pengurus MTK PWA. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dra. Siti Munawaroh Harun yang membidangi MTK PWA, Dra. Nurjanah Baharuddin selaku Ketua MTK PWA Lampung, serta pengurus lainnya Dra. Gusmalina, M.Sos.I., Dr. Fardarita, M.Pd., Rahayu, M.Pd., Elviana, A.Md., Naimah, dan Wulan Octi Pratiwi, M.Pd., yang turut berperan sebagai pelatih digital dalam agenda ini.   Ketua MTK PWA Lampung, Ibu Dra.Nurjanah Baharuddin dalam sambutannya menekankan pentingnya evaluasi program sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas program di tahun mendatang. Beliau menyampaikan bahwa program GPM harus terus relevan dengan kebut...

Perempuan Sebagai Arsitek Peradaban: Narasi Gender dan Masa Depan Inklusif

Gambar
_WulanOctiPratiwi_ Perempuan memegang peran fundamental sebagai arsitek peradaban, melampaui batasan tradisional yang sering membatasi narasi tentang kontribusi mereka. Dalam kerangka sejarah, perempuan kerap menjadi tokoh sentral dalam perubahan sosial, meski perannya sering kali tersembunyi di balik dominasi budaya patriarki. Saat ini, di tengah pergeseran paradigma global menuju kesetaraan, perempuan terus mendobrak stereotip, menunjukkan bahwa mereka adalah pelopor, inovator, dan pemimpin yang mampu mengubah wajah dunia.  Namun, perjalanan menuju kesetaraan bukan tanpa hambatan. Tantangan struktural seperti kesenjangan akses pendidikan, bias gender dalam kebijakan, hingga ekspektasi sosial yang membebani, menjadi tembok yang harus dihancurkan. Di sisi lain, teknologi dan globalisasi telah membuka peluang besar, memungkinkan perempuan untuk menciptakan inovasi dan membangun jejaring global yang mempercepat transformasi sosial.   Perempuan tidak hanya memainkan peran ga...

Kebebasan Menulis: Hak Fundamental dan Tanggung Jawab di Era Digital

Gambar
_WulanOctiPratiwi_ Kebebasan menulis merupakan hak fundamental yang mendukung ekspresi individu dalam berbagai bentuk, mulai dari opini, karya sastra, hingga laporan jurnalistik. Hak ini memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang demokratis, di mana setiap suara memiliki kesempatan untuk didengar. Namun, di era digital, kebebasan menulis menjadi lebih kompleks, menawarkan peluang sekaligus tantangan yang membutuhkan perhatian serius.   Era digital telah membuka pintu lebar bagi siapa saja untuk menulis dan berbagi ide. Blog, media sosial, hingga platform penerbitan daring memberikan akses yang hampir tanpa batas. Kini, ide-ide dari berbagai penjuru dunia dapat dengan mudah tersebar hanya dengan satu klik. Hal ini memperkuat keberagaman perspektif dan memperkaya diskursus publik.   Namun, kebebasan ini juga membawa tanggung jawab besar. Konten yang tidak akurat, berita palsu, ujaran kebencian, dan penyalahgunaan platform sering kali menjadi ancaman yang m...

Pesona Sejati Perempuan: Ketika Kecerdasan Bertemu Keberanian

Gambar
  CoretanSingkat_WulanOctiPratiwi Pesona sejati perempuan adalah refleksi dari harmoni antara intelektualitas yang tajam dan keberanian yang tak tergoyahkan. Ini bukan sekadar kombinasi atribut, tetapi sebuah dinamika yang menggerakkan perempuan untuk melampaui batasan tradisional dan mengukir jalan baru. Dalam dunia yang terus berubah, perempuan dengan kecerdasan dan keberanian menciptakan dampak nyata, baik dalam skala kecil di komunitas lokal mereka maupun dalam perubahan besar yang melintasi batas-batas global.   Kecerdasan seorang perempuan tidak hanya diukur dari seberapa banyak ia tahu, tetapi dari cara ia memahami, menganalisis, dan menciptakan solusi atas masalah kompleks. Perempuan cerdas mampu membaca situasi, merumuskan strategi, dan menghasilkan inovasi yang relevan. Namun, kecerdasan ini membutuhkan mitra yang tak kalah penting: keberanian. Tanpa keberanian, ide-ide besar hanya akan terhenti sebagai konsep. Keberanianlah yang mendorong perempuan untuk mengha...