Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

Cahaya Maaf di Hari yang Fitri

Ramadan pergi, Syawal menyapa,   Membawa cahaya penuh makna.   Hati yang bersih, jiwa yang tenang,   Sambut kemenangan dengan riang.   Takbir berkumandang merdu terdengar,   Menggetarkan hati, menghapus gusar.   Luka lama biarlah sirna,   Dalam maaf yang kita bina.   Harta tak abadi, tahta semu, Namun maafmu begitu syahdu. Di hari fitri, mari kembali, Menjadi insan suci nan sejati. Mohon maaf lahir dan batin,   Tulus ikhlas dari nur yang bening.   Minal aidin wal faidzin,   Sucikan hati, eratkan silaturahmi.   Hari nan fitri mari rayakan,   Dengan kasih dan kedamaian.   Semoga berkah melimpah selalu,   Untukmu, untukku, untuk kita semua.   Selamat Idul Fitri 1446 H, Taqabbalallahu minna wa minkum.

Rintihan Di Malam Penuh Cahaya

Gambar
-Wulan Octi Pratiwi Di sunyi malam yang berselimut doa,   angin berbisik lirih di dada,   langit seakan turun ke bumi,   membawa rahmat yang tak terperi.   Bintang gemetar dalam keheningan,   bulan bersujud dalam cahaya,   malaikat turun dengan ketenangan,   mencatat doa yang lirih terbaca.   Tuhan, aku datang dengan lara,   membawa dosa yang menggunung luka,   di malam yang Kau janjikan cahaya,   akankah Engkau masih menerimanya?   Ramadhan, kau hampir pergi,   meninggalkan jejak di hati yang sunyi.   Aku masih terisak dalam sujud,   mengeja doa dengan dada sesak.   Betapa cepat kau berlalu,   seperti angin yang tak bisa kurengkuh.   Sujudku masih penuh cela,   doaku masih berbalut dosa.   Andai aku bisa memelukmu,   menahanmu walau hanya sekejap.   Tapi waktu tak menge...

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis: Manfaat Nyata Atau Angka Di Atas Kertas?

Gambar
Dok:Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo melalui Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengalokasikan miliaran rupiah untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SD hingga SMA selama bulan Ramadan. Dengan anggaran Rp10.000 per porsi dan total lebih dari Rp2 miliar untuk 30 hari, program ini diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Namun, apakah program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi siswa, atau justru hanya menjadi proyek dengan angka besar tanpa dampak signifikan?   Distribusi makanan dalam program ini mencakup 6.881 siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa menu yang diberikan hanya terdiri dari roti, kurma, dan susu kotak. Jika dibandingkan dengan standar gizi seimbang, komposisi ini masih jauh dari ideal. Program ini pun menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Bidang Politik dan Demokrasi HMI, Rizki Rinanda, yang menyoroti minimnya variasi makanan serta mempertanyakan trans...